Perkuat Komitmen Lingkungan, MIN 2 Bandar Lampung Bentuk Tim Adiwiyata dan Ikuti Sosialisasi Tingkat Provinsi

Perkuat Komitmen Lingkungan, MIN 2 Bandar Lampung Bentuk Tim Adiwiyata dan Ikuti Sosialisasi Tingkat Provinsi

BANDAR LAMPUNG – Sebagai wujud keseriusan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan, MIN 2 Bandar Lampung resmi mengambil langkah strategis dengan membentuk Tim Adiwiyata Sekolah. Langkah awal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif madrasah dalam kegiatan Sosialisasi Program Adiwiyata dan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup di Aula Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Senin (25/5/2026).

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momen penting bagi MIN 2 Bandar Lampung untuk menyelaraskan visi madrasah dengan kebijakan lingkungan hidup nasional. Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., mengikuti jalannya kegiatan secara daring melalui platform Zoom Meeting sebagai bentuk dukungan penuh pimpinan terhadap program ini. Sementara itu, dua orang guru perwakilan yang juga menjadi motor penggerak tim, yakni Eka Maya Sari, S.Pd. dan Mika Syafira, S.Pd., hadir secara langsung di lokasi untuk melakukan koordinasi pendaftaran serta menyerap materi secara mendalam.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Bapak Riski Sofyan, S.STP., M.Si., yang dalam arahannya menekankan bahwa Program Adiwiyata merupakan langkah strategis untuk mengubah perilaku warga sekolah menjadi lebih ramah lingkungan.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan paparan materi mengenai "Kebijakan Program Adiwiyata" oleh narasumber, Ibu Elyasbeth Kalew (Penyuluh Lingkungan Hidup), yang memaparkan teknis implementasi dan pentingnya penguatan kapasitas SDM dalam mengoperasikan sistem SIDIA.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa untuk menjadi sekolah Adiwiyata, madrasah harus mampu mengimplementasikan lima aspek Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), yaitu:

  1. Kebersihan dan Sanitasi: Mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih dan sehat.

  2. Pengelolaan Sampah: Menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

  3. Penanaman dan Pemeliharaan Pohon: Menciptakan ruang terbuka hijau yang edukatif.

  4. Penghematan Energi: Membudayakan efisiensi penggunaan listrik.

  5. Penghematan Air: Menjaga konservasi air di lingkungan madrasah.

Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., menyatakan bahwa pembentukan Tim Adiwiyata merupakan tonggak awal transformasi madrasah. "Kami sadar bahwa Adiwiyata bukan sekadar predikat atau urusan administrasi, melainkan pembentukan karakter warga madrasah agar memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Dengan bimbingan dari Dinas Lingkungan Hidup, tim kami siap bekerja untuk memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan," tegas beliau.

Melalui kegiatan ini, MIN 2 Bandar Lampung semakin optimis dapat menuntaskan proses pendaftaran dan penerapan standar Adiwiyata. Dengan sinergi antara pimpinan, guru, dan seluruh warga madrasah, diharapkan MIN 2 Bandar Lampung dapat segera meraih predikat Sekolah Adiwiyata, menjadi pelopor madrasah hijau di Kota Bandar Lampung, serta mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam.


25/05/2026 15:56, Dilihat 87 kali