BANDAR LAMPUNG – Seluruh keluarga besar MIN 2 Bandar Lampung menggelar aksi keagamaan bertajuk "Mengetuk Pintu Langit" dengan melaksanakan Salat Dhuha berjamaah di lapangan madrasah, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak H. Untung Pribadi, M.Pd.I., sebagai imam sekaligus pemberi motivasi bagi seluruh guru, staf TU, dan murid.

Dalam berkomunikasinya setelah salat, Bapak H. Untung Pribadi menceritakan kisah inspiratif di balik kesuksesan penemu bola lampu, Thomas Alva Edison . Beliau menceritakan momen haru saat Edison kecil ditarik dari sekolahnya dengan sebuah surat.
Kepala Madrasah mengutip isi pesan yang diterima ibunda Edison: "Wahai Ibunda Thomas, ananda memiliki keistimewaan yang luar biasa dan karakter yang unik, sehingga kami merasa tidak mampu lagi mendidiknya di sekolah ini."
Beliau menekankan bahwa pesan tersebut adalah bentuk “surat cinta” yang menunjukkan bahwa setiap anak mempunyai jalan suksesnya masing-masing. Namun, kesuksesan Edison tidak lepas dari adabnya kepada sang ibu dan keyakinan sang ibu yang terus mengetuk pintu langit melalui doa agar anaknya menjadi orang yang berguna.
Menutup tausiyahnya, Bapak H. Untung Pribadi menegaskan bahwa kecerdasan otak saja tidak cukup. Di MIN 2 Bandar Lampung, pembiasaan Salat Dhuha adalah cara untuk membentuk adab.
" Thomas Edison menjadi besar karena ia memiliki karakter dan adab. Pintar itu perlu, tapi menjaga adab kepada guru dan orang tua adalah yang utama. Itulah kunci sukses yang sebenarnya, " pesannya kepada para murid yang menyimak dengan saksama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga momentum penguatan karakter bagi seluruh warga madrasah. Dengan hadirnya jajaran pimpinan, guru, dan staf TU di tengah-tengah barisan murid, semangat kekeluargaan di MIN 2 Bandar Lampung semakin erat di bawah naungan nilai-nilai Islami.

